Bagaimana Suntik Putih Bisa Sebabkan Autoimun seperti Dialami Cita Citata? Ini Penjelasan Ahli

bagaimana suntik putih bisa sebabkan autoimun seperti dialami cita citata ini penjelasan ahli 9bf6439

Jakarta – Isu jarum suntik putih belakangan ini ramai diperbincangkan publik setelah penyanyi dangdut Cita Citata mengidap . Penyanyi populer Goyang Dumang diduga mengidap penyakit karena gemar suntik putih di klinik kecantikan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Dr. Dr. Fitria Agustina, SpKK, FINSDV, FAADV menjelaskan, ada banyak jenis bahan yang biasa digunakan dalam suntik perawatan kulit, seperti Vitamin C dan Glutathione. Kedua bahan ini terkenal dapat membantu proses regenerasi kulit sehingga membuat kulit bersinar. Namun, satu gen putih, yang disebut SLC24A, termasuk dalam gen kromosom.

Bacaan Lainnya

Suntikan ini memblokir kromosom SLC24A dalam tubuh dan melepaskan protein NCKX5 yang berfungsi sebagai pengatur alami pigmentasi kulit manusia atau melanin.

“Tapi ada juga jarum berwarna putih dengan nama yang mungkin sudah sering kalian dengar, SLC24A. Nah kalau SLC24A sebenarnya penelitiannya hanya tentang ikan zebra saja,” kata dr Fitria saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dr. Fitria menjelaskan, suntikan itu berdampak pada zebra. Awalnya, ikan ini memiliki belang-belang di tubuhnya. Ketika zat ini disuntikkan ke dalam ikan, garis-garisnya hilang dan ikan kehilangan warnanya.

“Padahal, ikan belang bisa menghilangkan belang. “Jadi ikan itu tidak berwarna,” jelasnya.

Meski terapi injeksi kromosom SLC24A banyak dilakukan, namun belum bisa dikatakan aman bagi manusia karena baru diuji pada hewan yaitu ikan zebra. Selain itu, penelitian tentang injeksi kromosom SLC24A sedang berlangsung.

Oleh karena itu, Bapak Dr. Fitria berpesan bagi yang ingin mencoba jarum suntik berwarna putih agar mengetahui isi jarum yang akan masuk ke dalam tubuh. Jika mengandung vitamin C atau glutathione, maka suntikannya aman dan telah teruji klinis pada manusia.

Makanya kita harus tahu apa yang disuntikkan ke tubuh kita. Sekalipun yang dituduhkan adalah jarum suntik berwarna putih. “Tapi kalau misalnya diberi vitamin C atau glutathione, sejauh ini masih bagus,” dr Fitria.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *