Bapanas: Mulai Hari Ini Bantuan Pangan Beras Kembali Dilanjutkan   

bapanas mulai hari ini bantuan pangan beras kembali dilanjutkan def7987

kabarkutim.com.CO.ID, JAKARTA – Pola makan nasi yang ditangguhkan mulai 8 Februari hingga 14 Februari 2024 kembali dihidupkan dalam rangka menyambut pemilu.

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA) mengatakan, “Alhamdulillah salah satu tahapan demokrasi yaitu pemilihan presiden telah dilaksanakan kemarin. Dan mulai hari ini jatah beras akan dibagikan kepada 22 juta masyarakat di Indonesia.” Bersamaan dengan Presiden Joko Widodo meninjau stok beras di Pasar Beras Sipinang (PIBC) pada Kamis (15/2/2024).

Bacaan Lainnya

Arif mengatakan beras ini merupakan salah satu intervensi pemerintah untuk menjaga , khususnya daya beli masyarakat miskin.

“Dua puluh dua juta keluarga penerima manfaat sangat membutuhkan bantuan ini. Jadi ini salah satu bentuk partisipasi negara, karena fokusnya pada rakyat, bantuan ini akan diberikan dan perlu diperhatikan tidak ada hubungannya dengan politik. Bahkan setelah presiden Pemilu sudah usai, beban masyarakat akan kami tanggung. “Kami akan bantu kurangi, terutama yang memang membutuhkan,” kata Arif.

Hingga 7 Februari, pengoperasian yang dihentikan sementara mencapai 185 ribu ton. Target pengiriman 2 bulan pertama tahun 2024 sebanyak 440 ribu ton

Menghimbau kita semua baik Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN/BUMD, Asosiasi dan Masyarakat serta masyarakat umum untuk berkontribusi dalam penyaluran bantuan pangan beras secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua negara. Dia berkata.

Gerakan Pangan Murah (GPM) juga semakin menguat seiring dengan intervensi pemerintah dalam menjaga pasokan pangan dan stabilitas harga. Hingga Januari 2024, GPM telah menyebar sebanyak 429 kali di 85 kabupaten kota. Sementara itu, pada bulan Februari, GPM di 65 kabupaten harus dilaksanakan sebanyak 234 kali dan akan meningkat sesuai kerjasama NFA dan pemerintah daerah.

Sebelumnya, Ketua NFA Arif Prasito mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau stok beras di Pasar Beras Sipinang (PIBC) Jakarta, Kamis (15/2/2024). Terkait hal tersebut, Presiden mengatakan kenaikan harga beras tidak terpengaruh oleh bantuan pangan beras.

Tidak ada hubungannya dengan bantuan pangan beras, karena bisa dikendalikan dengan baik, karena melalui bantuan itu pasokannya sampai ke masyarakat. Padahal, harga tidak boleh naik, kalau tidak akan melonjak. “Itu adalah hukum penawaran dan permintaan,” katanya.

Presiden meminta Bulo terus memasok beras untuk memenuhi pasar. Ia optimis pasokan yang semakin meningkat seiring datangnya panen raya mendatang akan menyesuaikan permintaan dan harga beras di pasaran: “Intinya buah dan sayur apa yang diminta pasar, buah dan sayur apa yang diminta daerah. . SPHP keduanya untuk padi dan padi Ia menegaskan, itu adalah beras komersial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *