Bayi di Sampang Lahir dengan 24 Jari Tangan dan Kaki, Kelainan Genetiknya Bisa Dicegah?

bayi di sampang lahir dengan 24 jari tangan dan kaki kelainan genetiknya bisa dicegah a77a585

kabarkutim.com.CO.ID, JAKARTA – Video bayi asal Sampang, Jawa Timur viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Dalam video terlihat kedua tangan dan kaki masing-masing memiliki enam jari.

Kenapa ini terjadi? Mayo Clinic menjelaskan, kondisi bawaan ini disebut dengan , artinya memiliki jumlah jari tangan atau jempol yang berlebih.

ini dapat dideteksi dengan USG janin. Konsultasi dengan ahli bedah tangan seringkali bisa dilakukan sebelum bayi lahir.

Nantinya, dokter bedah mungkin akan mengangkat jari kaki tambahan tersebut selama operasi. Sebelum bayi lahir, model pembedahan akan dibuat dari studi pencitraan pada jari dan tangan untuk memberikan waktu yang cukup bagi ahli bedah untuk merencanakan dan melakukan pembedahan.

Seorang dokter akan mengklasifikasikan polidaktili yang dialami bayi saat lahir berdasarkan di mana bayi tersebut memiliki jari tangan atau kaki tambahan. Jenis-jenis polidaktili antara lain:

• Polidaktili preaksial (radial/tibialis): ibu jari atau ibu jari kaki.

• Polidaktili sentral: Jari tangan atau kaki tambahan berada di sebelah jari tengah, di antara jari telunjuk, jari tengah atau jari manis, atau jari lain kecuali jempol atau kelingking.

• Polidaktili postaksial (alkaular/fibular): jari kelingking ekstra

Polidaktili dapat terjadi pada bayi baru lahir mana pun. Bayi keturunan Afrika-Amerika 10 kali lebih mungkin dilahirkan dengan polidaktili dibandingkan bayi berkulit putih.

Anak laki-laki lebih mungkin dilahirkan dengan polidaktili dibandingkan anak perempuan. Pada anak-anak, polidaktili lebih mungkin terjadi jika ada riwayat keluarga dengan kelainan genetik, terutama jika kerabat dekat (seperti kakek-nenek kandung, ayah, atau saudara kandung) dilahirkan dengan jari tangan atau kaki tambahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *