Begini Cara Kerja Mesin Pendingin Data Center Immersion Cooling

begini cara kerja mesin pendingin data center immersion cooling c218cb8

kabarkutim Tekno – Immersion Cooling merupakan pendingin data center yang dirancang untuk menurunkan suhu komponen elektronik di data center dengan cara merendamnya dalam cairan non-listrik seperti oli. Pendingin ini memastikan pendinginan yang efisien, mengurangi konsumsi energi pendinginan, dan ramah lingkungan karena mematuhi standar “emisi nol bersih” di seluruh dunia. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon. Menurut data yang dipublikasikan World Resources Institute (WRI), Indonesia menempati urutan keenam penyumbang emisi terbesar dunia, setelah China, Amerika Serikat, India, Rusia, dan Jepang. Selain itu, data menunjukkan bahwa pusat data menggunakan banyak energi dan menimbulkan emisi karbon sehingga berdampak pada kelestarian lingkungan. Pembibitan menyumbang antara 2,5 dan 3,7 persen emisi karbon global, lebih besar dibandingkan industri penerbangan (2,4 persen), menurut Data Climatiq Analysis, Project Work, dan Our World in Information. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya penggunaan pusat data, sehingga menjadikannya penting di era digital. Untuk mencapai tujuan tersebut, Gigabyte telah berkolaborasi dengan Toshiba, Shell, dan distributor IT Wahana Piranti Teknologi meluncurkan teknologi baru bernama pendinginan pusat data yang ramah lingkungan, atau pendinginan imersi. “Dari segi teknologi, kebutuhan daya untuk CPU saat ini meningkat dari 50 watt menjadi 400 watt, dan kebutuhan daya untuk GPU saat ini meningkat dari 200 watt menjadi 700 watt. Seharusnya sekitar 1.000 watt, jadi ini sangat memakan banyak daya. power,” kata Andy Neo, Gigabyte Sales Director, Jakarta, Sabtu 4 November 2023. Ta. Tentu saja permasalahan ini dapat diatasi dengan menciptakan pusat data ramah lingkungan. Immersion Cooling adalah jawaban atas tantangan-tantangan tersebut, baik dalam hal efisiensi energi, pengurangan emisi global, dan peningkatan pendinginan data sehingga bisnis dapat beroperasi tanpa terkena dampak. Immersion Cooling memenuhi EIA (industri energi). Dalam upaya membantu mengurangi emisi global, banyak inisiatif telah diambil untuk membantu mengurangi polusi global, termasuk penggunaan pusat data canggih dan data canggih, termasuk data tambang. Melalui regulasi seperti UU Nomor 16 Tahun 2016 tentang Persetujuan Perjanjian Paris, PP16 Tahun 2016-2021 tentang Bangunan Gedung, Perpres No. 96 Tahun 2014 tentang Rencana Broadband Indonesia, dan Keputusan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang pemerintahan elektronik. mesin. Saat ini, kebijakan tersebut berlanjut dengan pembuatan dokumen sertifikasi hijau nasional. Saat ini Kementerian Sumber Daya Manusia (Kemenaker) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta kepada Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk membuat SNI data center ramah lingkungan dan data center berbasis software. . , Kementerian Ketenagakerjaan menerbitkan SKKNI di kantor informasi. Yang relevan dengan pengelolaan informasi hanyalah Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No. 45 Tahun 2015 tentang Penetapan Standar Kompetensi Tenaga Kerja Nasional Indonesia. Bidang Manajemen Pusat Data. Indonesia menghadapi tantangan besar dalam upaya mencapai target nol emisi, karena konsumsi energi saja dikatakan tidak cukup untuk memenuhi target emisi. kabarkutim.co.id 25 Juni 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *