Cara Menyusun Resolusi Tahun Baru yang Realistif dan Efektif ala Psikolog

cara menyusun resolusi tahun baru yang realistif dan efektif ala psikolog 5de70f6

kabarkutim.com.com, Jakarta – Awal tahun sering dijadikan momentum untuk membuat . Namun, tidak semua orang memahami keterampilan mengambil keputusan yang realistis.

klinis dewasa Mega Tala Harimukhti, S.Psi, M.Psi berbagi tips membuat tahun baru yang realistis. Hal ini bisa dimulai, kata Mega, dengan mengevaluasi resolusi tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Idealnya keputusan diambil dengan tolok ukur evaluasi keputusan tahun sebelumnya, sehingga kita bisa menentukan tujuan di tahun berikutnya, kata Mega yang tergabung dalam Ikatan Psikolog Klinis Wilayah Banten, dilansir Antara.

Namun jika di tahun sebelumnya belum ada resolusi, Mega mengatakan bisa membuat resolusi baru. Caranya dengan membandingkan kinerja sebelumnya, apakah sudah sesuai atau masih perlu perbaikan.

Padahal, seseorang punya kebebasan dalam mengambil keputusan, kata Mega, baik realistis maupun tidak. Namun resolusi yang tidak realistis akan menyebabkan seseorang merasa frustasi dalam mencapainya. Oleh karena itu perlu dibuat skala prioritas pada tahun baru ini.

“Misalnya menikah itu prioritasnya, tapi sekarang kita masih kuliah. Ya berarti kita harus merencanakan langkah demi langkah untuk tujuan itu, menyiapkan disertasi atau tesis sebelum kita bisa menikah,” ujarnya.

Dengan memiliki tujuan yang jelas dan spesifik, maka keputusan yang diambil dapat mengidentifikasi prioritas, sehingga dapat dicapai hasil yang terbaik.

Sebaliknya, tanpa tujuan yang jelas dan spesifik, prioritas biasanya tidak jelas sehingga pencapaiannya tidak maksimal.

“Karena bisa jadi bom di tengah jalan atau takut ketinggalan nyawa orang lain atau hal yang sedang populer saat ini,” kata Mega.

 

Setiap orang harus mengenal dirinya sendiri, kata Meda, termasuk kelebihan dan kekurangannya dan harus jujur ​​mengenai hal tersebut. Selanjutnya, Anda perlu membuat skala prioritas dalam hidup di tahun baru, lalu menetapkan tujuan besar dan tujuan waktu.

Langkah selanjutnya adalah merancang dan fokus pada langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti untuk mencapai tujuan, serta membuat lembar evaluasi dan checklist untuk setiap langkah.

“Evaluasi secara berkala, misalnya setiap bulan atau 3 bulan atau 6 bulan sekali. Dari evaluasi tersebut kita bisa melihat apakah sudah sesuai dengan keputusan atau ada yang perlu diperbaiki,” kata Mega.

 

Penting untuk diingat bahwa Anda tidak akan pernah membandingkan resolusi pribadi Anda dengan resolusi orang lain, karena akan sangat menghambat upaya Anda untuk mencapai keputusan yang telah Anda buat.

“Kalau kita bandingkan, bandingkan diri kita hari ini dengan diri kita tahun sebelumnya. Setelah berusaha maksimal, saatnya berserah diri pada kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa,” kata Mega.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *