Dunia Saat Ini Berada di Era ‘Artificial Narrow Intelligence’

dunia saat ini berada di era artificial narrow intelligence d8928f8

kabarkutim.com Tekno – Tren penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam bisnis semakin menunjukkan manfaat yang signifikan. Hal ini berdampak positif pada seluruh bidang kehidupan, khususnya dalam dunia bisnis. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Internet Mulia Untuk Negeri (Nexa) Priyo Suyono. Ia mengatakan penerapan teknologi kecerdasan buatan di lingkungan bisnis memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan efisiensi dan menciptakan peluang bisnis baru hingga meningkatkan ketahanan keamanan siber organisasi. “Kami ingin menjadi platform networking dan menjembatani ekosistem ekonomi digital Indonesia,” kata Priyo dalam konferensi pers yang beragam. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menjelaskan, integrasi kecerdasan buatan membawa bisnis Selain efisiensi dan peluang, ia juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan secara matang tantangan kompleks dalam penggunaan kecerdasan buatan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan AI yang tepat. “Saat ini Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang menyiapkan surat edaran Menkominfo tentang Kode Etik Kecerdasan Buatan yang akan menjadi pedoman etika bagi organisasi dan perusahaan yang menggunakan kecerdasan buatan,” kata Nezar Patria, bersama. -Pendiri Korika dan Guru Besar ITB Bambang Riyanto Trilaksono menjelaskan, teknologi kecerdasan buatan akan terus berkembang pesat. “Saat ini kita berada di era kecerdasan buatan (ANI) atau AI yang melakukan tugas tertentu,” ujarnya. Meski hanya sekedar kecerdasan buatan (AI) yang melakukan tugas tertentu. Di level ANI, banyak proses bisnis yang bisa dilakukan oleh AI, seperti yang ditunjukkan oleh tools seperti ChatGPT. Kedepannya, kata Bambang, perkembangan kecerdasan buatan akan beralih ke kecerdasan umum buatan (AGI) yang lebih cerdas. dan dapat melakukan pekerjaan yang lebih kompleks. Senada dengan itu, Guru Besar Universitas Dian Nuswantoro Pulung Nurtantio Andono juga mencontohkan beberapa contoh penerapan kecerdasan buatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Misalnya saja pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu petani dan nelayan meningkatkan produktivitas” di masa depan, semakin banyak permasalahan sehari-hari yang bisa diselesaikan dengan kecerdasan buatan,” jelasnya. ASUS Zenbook 14 OLED, laptop yang dilengkapi prosesor AI ASUS mengumumkan Zenbook 14 OLED, laptop pertama yang dilengkapi prosesor kecerdasan buatan Intel Core Ultra 9 laptop ultraportabel premium. kabarkutim.com.co.id 3 Januari 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *