Gak Tau Etika Toyota Avanza Ini Menyusahkan Banyak Orang

gak tau etika toyota avanza ini menyusahkan banyak orang fb141a8

kabarkutim – Parkir mobil tentunya memiliki etika tidak merugikan orang lain. Tak hanya itu, parkir sembarangan juga bisa merugikan Anda karena bisa saja mobil Anda mengalami kerusakan.

Namun secara umum parkir mobil perlu memperhatikan kondisi lingkungan agar tidak mengganggu orang lain. Apalagi saat ingin parkir paralel, usahakan jangan menekan rem tangan agar mudah bergerak.

Sehingga ketika mobil macet dan hendak turun, tidak menjadi masalah bagi banyak orang, seperti salah satu pengguna Toyota Avanza bernomor registrasi AB 1851 KJ.

Melalui unggahan Instagram @pelatchat, terlihat sejumlah masyarakat dibuat bingung dengan kelakuan pengguna Avanza lama yang parkir paralel dan menghalangi mobil lain yang hendak keluar.

Karena mobil MPV Low tidak bisa dipindahkan, maka salah satu caranya adalah dengan mengangkatnya atau bekerja sama untuk memindahkannya.

Dalam status tersebut dikutip Rabu 28 Juni 2013: “Mobil Avanza berwarna hitam itu diambil oleh laki-laki, karena menghalangi mobil yang hendak keluar dari tempat parkir.

Karena tidak bisa mendorong mobil, diduga rem tangan aktif dan speaker mengumumkan mobil melaju, namun pemiliknya tidak kunjung datang.

Penjelasannya berlanjut: “Sebanyak 10 pria harus mengangkat bagian belakang mobil untuk memindahkan mobil guna membantu wanita yang ingin turun dari mobilnya.

Jika melihat desain eksteriornya, mobil yang diparkir secara acak tersebut merupakan Toyota Avanza generasi kedua yang diproduksi pada tahun 2011-2014. Perubahan dibandingkan versi sebelumnya sangat signifikan.

Bemper, gril, lampu depan dan lampu rem, serta kap mesin dan bagasi didesain ulang untuk menciptakan tampilan lebih modern. Model ini ditawarkan dalam tiga varian 1.3 E, 1.3 G dan 1.5 Veloz.

Mesinnya berkapasitas 1.300 cc dengan kode 1NR-FE yang mampu menghasilkan tenaga 95 tenaga kuda pada 6.000 rpm dan torsi 125 Nm pada 4.000 rpm.  Sedangkan mesin 1.500 cc 2NR-FE mempunyai tenaga 102 tenaga kuda pada 6.000 rpm dan torsi 144 Nm pada 4.000 rpm.

Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 4 percepatan dan transmisi manual 5 percepatan. Fitur interiornya juga lebih lengkap dibandingkan generasi pertama, seperti rem ABS, dual airbag, touch head unit, dll. Mobil Ini Populer di Subaru Indonesia Ada model mobil Subaru yang populer di Indonesia. Bahkan, pria ini disebut-sebut menjadi tulang punggung penjualan Subaru. kabarkutim.co.id 29 Juni 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *