Geger Air Tertua di Bumi Ditemukan, Seperti Ini Rasanya

geger air tertua di bumi ditemukan seperti ini rasanya ed862a4

kabarkutim.com Techno – Apa yang akan Anda lakukan jika menemukan air yang usianya lebih dari dua miliar tahun? Apakah Anda tergoda untuk meminumnya langsung?

Nah, seorang ilmuwan yang menemukan air tertua yang pernah ditemukan di Bumi telah memutuskan bahwa solusi terbaik adalah dengan meminumnya.

Profesor Universitas Toronto, Barbara Sherwood Lawler, memimpin tim ahli geologi yang mempelajari pertambangan Kanada pada tahun 2016 ketika dia membuat penemuan yang luar biasa.

Berdasarkan uji penelitian, sumber air yang mereka temukan berumur 1,5 miliar hingga 2,64 miliar tahun dan mengalir sekitar tiga kilometer di bawah permukaan. Mengingat betapa terisolasinya lokasinya, ini adalah “benda cair” tertua yang ditemukan di Bumi. Menariknya, percobaan tersebut juga mengungkap bahwa pernah ada kehidupan di air.

“Ketika orang memikirkan air ini, mereka berasumsi bahwa itu adalah sejumlah kecil air yang terperangkap di bebatuan,” kata Profesor Sherwood Lawler seperti dilansir Indy100 pada Senin, 30 Oktober 2023.

“Tetapi kenyataannya hal itu melekat dalam pikiran Anda. Dia terus mengungkapkan, “Air ini mengalir dengan kecepatan liter per menit, jauh lebih banyak daripada yang diperkirakan siapa pun.”

Saat mencicipi air purba tersebut, ia mengatakan bahwa air tersebut terasa “sangat asin dan pahit” dan “lebih asin dari air laut”.

Ini pertanda menggembirakan, karena air asin menjadi basi. Dalam kasus ini, jika airnya berusia lebih dari miliaran tahun, hal ini tidak mengherankan. “Jika Anda seorang ahli geologi yang bekerja dengan bebatuan, Anda mungkin pernah menjilat banyak bebatuan,” kata Sherwood Lawler.

Timnya juga menemukan bahwa air pernah mengandung kehidupan dengan melihat sulfat (senyawa garam) di dalamnya. “Kami dapat menunjukkan bahwa sinyal yang kami amati dalam cairan pasti dihasilkan oleh mikrobiologi dan, yang terpenting, dalam skala waktu yang lama.”

Selain itu, kuman yang menyebabkan gejala-gejala ini tidak muncul dalam semalam dan terjadi selama beberapa dekade.

“Ini seharusnya menjadi indikasi bahwa ada organisme dalam cairan ini dalam skala waktu geologis.” Untungnya, ilmuwan tersebut tidak bereaksi terhadap film fiksi ilmiah yang menakutkan sambil meminum air kuno dan hidup untuk menceritakan kisah tersebut.

Studi ini dipublikasikan di jurnal Nature pada tahun 2016. Dehidrasi kulit bisa menyebabkan penuaan dini, berikut cara mengobatinya secara efektif menurut pakar kecantikan Dr. Prima Bachrul Alam menjelaskan, kulit memiliki banyak khasiat yang menyebabkan dehidrasi jika tidak terhidrasi. Apa pun? Gulir untuk mengetahui lebih banyak. kabarkutim.com.co.id 1 April 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *