Hati-hati Telepon Mengatasnamakan Kemenkes Tanyakan Status Vaksinasi, Jangan Diangkat! Itu Penipuan

hati hati telepon mengatasnamakan kemenkes tanyakan status vaksinasi jangan diangkat itu penipuan 129ed8a

Laporan reporter kabarkutim.com.com, Rina Ayu

kabarkutim.com.COM, JAKARTA – Kementerian Kesehatan ( RI) mengimbau masyarakat waspada saat menerima telepon yang menanyakan status .

Bacaan Lainnya

Mereka menyatakan bahwa ini adalah masalah .

Kepala Kantor Informasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadiya Tarmizi menyatakan, pihaknya tidak pernah mengimbau masyarakat.

“Jika ada telepon yang mengatasnamakan Kemenkes RI menanyakan apakah Anda sudah divaksin, tekan 1 jika sudah divaksin dan 2 jika tidak bisa konfirmasi, itu penipuan!” kata Nadia, dikutip Senin (10/11/2023).

Dia menjelaskan bahwa ketika Anda menerima panggilan dan mengikuti instruksi penipuan, telepon akan diblokir dan diretas, dan semua data perbankan/perbankan online Anda akan dimusnahkan. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. (DOC.Humas Departemen Kesehatan)

Nadiya mengatakan: “Waspadai penipuan. Informasi resmi Kementerian Kesehatan RI dapat dilihat di situs resmi dan akun media sosial Kementerian Kesehatan RI.”

Berikut kisah pesan berantai mengenai status vaksinasi di ponsel tersebut:

Mohon diperhatikan:

Baru saja rekan saya mendapat telepon dari Kementerian Kesehatan menanyakan apakah itu vaksin. Kalau sudah tekan 1, kalau belum tekan 2. Akibatnya dia menekan 1 dan ponselnya diblokir dan diretas, dan semua data perbankan/online banking dimusnahkan dan isi akun dikosongkan sepenuhnya….

#Jadi hati-hati semuanya, buruan sebarkan informasi ini ke lebih banyak orang agar banyak orang yang tahu bahwa ada trik baru bagi penipu/penjahat online banking.

Bismillaahirrahmaanirrahiim Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT

“Hati-hati, kirimkan ke semua WA GROUP yang ada di ponselnya.” Pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Jakarta berjumlah 2 orang

DKI Jakarta mencatat 2 kematian positif Covid-19 pada Desember 2023.

Faktanya, tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta selama dua bulan berturut-turut pada Oktober dan November 2023. Petugas melakukan pendaftaran pasien Covid-19 yang baru tiba di Graha Wisata TMII (Taman Mini Indonesia Indah), Jakarta Timur, Kamis (17/2/2022). Pantauan lapangan kabarkutim.com.com hingga hari ini hingga pukul 17.00 WIB bertambah 10 pasien sehingga total pasien COVID-19 tanpa gejala yang diisolasi di Graha Wisata TMII menjadi 56 orang. Graha Wisata TMII merupakan salah satu pusat isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala dengan jumlah pasien sebanyak 100 orang yang tersebar di 41 ruangan. Seperti diketahui, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tanah Air semakin bertambah setiap harinya. Kemarin tercatat 64 ribu 718 kasus positif dan total kasusnya 4 juta 966 ribu 46. kabarkutim.com/Jeprima (kabarkutim.com/JEPRIMA)

Kepala Bidang Surveilans Epidemiologi dan Vaksinasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Ngabila Salama mengungkapkan, ada dua kasus.

Yang pertama, seorang wanita berusia 81 tahun yang juga mengidap penyakit hipertensi, telah menerima suntikan ketiga tetapi belum menerima dosis keempat.

Kasus kedua, seorang perempuan berusia 91 tahun yang mengidap penyakit otak dan gagal jantung, belum pernah menerima vaksinasi.

Minggu ini, terdapat 271 kasus baru positif Covid-19 di DKI Jakarta pada 4-10 Desember, jelasnya.

Pemerintah meminta dan memberikan vaksinasi, khususnya bagi kelompok rentan, untuk segera menyelesaikan vaksinasi Covid-19 karena potensi penyakit serius/kematian jika positif tinggi.

Mereka yang berusia di atas 50 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap antara lain adalah penderita hipertensi, DM, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal kronis, kanker, TBC, HIV, dan penyakit kekebalan lainnya.

“Mereka adalah orang-orang yang perlu diyakinkan bahwa vaksinasi mereka mutakhir,” katanya. Tempat vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Tempat vaksinasi COVID-19 DKI Jakarta berlokasi di Puskesmas Kabupaten DKI Jakarta pada jam kerja.

Ada tempat lain:

1. RS Tarakan Jakarta Pusat Senin-Sabtu pukul 08.00-12.00

2. Klinik PPKP Kota DKI Jakarta Senin-Jumat pukul 13.00-16.00

3. Klinik Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok Senin-Jumat pukul 08.00-15.00

Untuk usia 18 tahun ke atas, dosis vaksin INAVAC merek 1,2,3,4.

Vaksin halal produksi dalam negeri ini mengandung virus yang dilemahkan seperti merek Sinovac.

Seluruh Faskes DKI Jakarta dapat menyediakan vaksinasi KTP di seluruh Indonesia. Informasi lengkapnya bisa cek setiap hari di Instagram @dinkesdki.

Vaksin INAVAC tidak diberikan kepada ibu hamil dan ibu menyusui.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *