Jaga Inflasi, Ini Strategi Pemerintah

jaga inflasi ini strategi pemerintah ffcdddd

kabarkutim.com.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah akan berupaya menjaga ketersediaan pada tahun 2023, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlanga Hartarto. Upaya tersebut antara lain dengan menjaga netralitas harga.

Ia mengatakan, berbagai kebijakan sedang diterapkan. Antara lain penguatan stok pangan pemerintah khususnya beras melalui program Stabilisasi Persediaan dan Harga Pangan (SPHP) dan penyaluran beras medium serta bantuan pangan beras.

Bacaan Lainnya

Per 31 Desember 2023, CBP masih berada di angka 1,3 juta ton. Angka tersebut sesuai dengan target pemerintah sebesar 1,2 juta ton.

Sedangkan pengiriman SPHP mencapai 1,2 juta ton hingga 30 Desember 2023 atau 110,3 persen dari target. Selain itu, sebanyak 852,33 ribu ton atau 99,82 persen dari target telah disalurkan pada penyaluran bantuan pangan beras untuk menopang daya beli masyarakat miskin dan rentan, hingga 30 Desember 2023, periode September-Desember.

Pemerintah juga melaksanakan program mobilisasi pangan dengan memfasilitasi distribusi pangan. Komoditas pangan sebanyak 2,54 ribu ton, sebagian besar jagung, kedelai, dan beras.

Pemerintah telah melaksanakan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dikoordinasikan Badan Pangan Nasional secara besar-besaran di 1.626 lokasi di 36 negara bagian dan 324 kabupaten/kota, imbuh Airlanga. Bersamaan dengan itu, program seperti Operasi Saste Bazar juga dilaksanakan oleh 448 pemerintah daerah untuk meredam fluktuasi harga di daerah.

“Beberapa inisiatif kebijakan yang dirancang bersama oleh pemerintah pusat dan daerah dapat mencegah kenaikan harga pangan lebih lanjut,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/1/2024). Ke depan, kata dia, pemerintah akan terus melanjutkannya. Waspada dan pantau fenomena domestik dan rumah tangga. Secara global, hal ini berdampak pada inflasi.

Airlanga mengatakan, saat ini pihaknya menghadapi berbagai tantangan, termasuk target inflasi yang semakin ketat. Oleh karena itu, koordinasi dengan semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia akan terus diperkuat untuk menstabilkan dan mengendalikan inflasi dalam kisaran sasarannya.

Laju akan terkendali dalam target kurang dari tiga persen berbanding satu pada tahun 2023. Kinerja laju inflasi tahun lalu tercatat sebesar 2,61 persen secara tahunan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *