Kebiasaan Membacakan Buku Pada Anak Sejak Bayi, Adakah Manfaatnya? 

kebiasaan membacakan buku pada anak sejak bayi adakah manfaatnya 9a05751

Laporan reporter kabarkutim.com.com Aisyah Nursyamsi

kabarkutim.com.COM, JAKARTA – Membacakan buku untuk anak sudah menjadi kebiasaan para orang tua.

Bacaan Lainnya

Bahkan anak-anak pun sudah terbiasa dengan buku sejak kecil.

Tentu banyak pertanyaan mengapa buku dibacakan kepada , namun tidak diberikan buku ketika ingin belajar?

Apakah ada manfaatnya? Pelatih Psikis Bersertifikat Laeli Agustina, S.Psi pun memberikan jawaban demikian.

“Ternyata waktu yang paling baik dan tepat adalah mengenalkan buku pada bayi saat lahir atau sebelum lahir sebanyak-banyaknya,” ujarnya di kanal YouTube Tribune Health, Jumat (5/1/ 2024).

Cara populer membacakan buku untuk bayi dan anak-anak adalah membaca dengan kabarkutim.com keras.

“Hanya 10 menit sehari, tapi anak-anak menginginkan lebih, lebih baik.” Tujuannya untuk mendorong anak gemar membaca,” jelasnya.

Laeli menjelaskan lebih lanjut mengenai manfaat membaca bagi bayi dan anak.

Pertama, bayi atau anak yang sehat lahir dengan 200 miliar sel saraf aktif di otaknya.

Jika diberi stimulus yang tepat, maka akan tumbuh 20.000 pembelahan sel dan koneksi antar sel yang berfungsi membangun ruang informasi tambahan di otak anak.

Oleh karena itu, semakin padat serabut saraf di otak anak, maka semakin banyak ruang yang dimiliki anak, sehingga semakin banyak pula ruang untuk menyimpan ingatan atau skema pengetahuan baru. Oleh karena itu, pengetahuan anak akan semakin meningkat, jelasnya.

Kedua, anak dapat merasakan manfaat pendidikan.

Ketika anak , anak mengetahui cara membaca buku dengan baik, sebagaimana mestinya, mengetahui cara membaca dan menulis.

Kosakata juga meningkatkan dan mengembangkan keterampilan komunikasi lisan.

Selain itu, manfaat lainnya adalah peningkatan fokus dan konsentrasi.

“Kenali struktur kalimatnya. Sehingga ketika anak mulai berbicara, ia bisa berbicara dengan kalimat yang lebih runtut,” jelasnya.

Ketiga, dari segi manfaat mental, membaca buku untuk anak meningkatkan minat.

Kemudian kembangkan kreativitas dan imajinasi Anda.

“Anak akan memilih duduk membaca buku dan berhubungan dengan orang tuanya. Selain itu, anak mempunyai kelebihan dan rasa percaya diri. Pemecahan masalah dan hiburan,” kata Laeli.

Keempat, manfaat sosial, kedepannya anak akan lebih mau membaca diantara teman-temannya.

Anak-anak juga mempunyai ketampanan dan percaya diri. Hal yang sama berlaku untuk kebebasan sosial dan konformitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *