Kiat Jaga Kesehatan di Tempat Kerja, Termasuk Jaga Asupan Gizi dan Cukup Istirahat

kiat jaga kesehatan di tempat kerja termasuk jaga asupan gizi dan cukup istirahat d2e0c65

kabarkutim.com.com, Jakarta – Ketua Umum Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Kerja (PERDOKI) Dr. Dr. Astrid b. Sulistomo menjelaskan prinsip terpenting dalam pencegahan penyakit menular di . Menurutnya upaya ini untuk memutus rantai penularan.

“Prinsipnya tentu saja memutus rantai penularan. Dengan adanya Covid, kita belajar banyak tentang cara mencegah penyakit menular,” kata Astrid saat ditemui di sela-sela Temu Ilmiah Tahunan PERDOKI ke-16 di Jakarta Selatan, Sabtu, dilansir Antara.

Bacaan Lainnya

Upaya preventif yang dapat dilakukan antara lain penggunaan alat pelindung diri seperti masker, menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, dan memperkuat daya tahan tubuh terhadap penyakit melalui penggunaan vaksin.

Astrid juga menekankan pentingnya pemeriksaan secara berkala di tempat kerja dengan mempertimbangkan bahaya pekerjaan.

“Tidak semua pekerja perlu dilakukan screening, tergantung risikonya ada aktivitas tertentu yang perlu dilakukan screening. Misalnya paparan kebisingan mungkin memerlukan tes pendengaran,” kata Astrid.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan industri untuk merencanakan pemeriksaan kesehatan berdasarkan pengetahuan akan bahaya yang dihadapi pekerjanya.

Senada dengan Astrid, Dokter Kedokteran Kerja Dr. Venning Tri Mawanti, Sp.OK juga menyarankan untuk menjaga pola makan seimbang dan istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh selama bekerja.

Menurutnya, tidak ada batasan porsi makan yang dibutuhkan asalkan makanan yang dikonsumsi mengandung zat gizi lengkap dan seimbang antara lain karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.

Dokter yang merupakan ketua penyelenggara Pertemuan Sains Tahunan PERDOKI ke-16 ini juga menyarankan pemberian suplemen dengan susu dan buah-buahan.

“Sebenarnya ini cukup dalam menu makanan kita sehari-hari asalkan ada buah dan susu, tapi terkadang kita masih makan dengan pilih-pilih lidah,” kata Wenning.

Jika daya tahan tubuh melemah, sebaiknya konsumsi suplemen vitamin, menurut Wenning.

“Kalau kondisi tubuh kita memburuk, diperbolehkan tambahan vitamin, yaitu buatan. Kalau wajar, makanan sehari-hari memang cukup,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *