Lelaki Penyuka Sesama Jenis Hati-hati Jika Alami Nyeri Area Selangkangan dan Buah Zakar

lelaki penyuka sesama jenis hati hati jika alami nyeri area selangkangan dan buah zakar a3b1482

JAKARTA – Prostatitis adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan peradangan dan pembengkakan pada kelenjar prostat. Seperti yang diketahui kebanyakan orang, kelenjar prostat merupakan organ reproduksi pria yang terletak di bawah kandung kemih dan bertugas memproduksi sperma.

Kelenjar prostat yang membengkak dapat menyebabkan ejakulasi atau nyeri saat buang air kecil.

“Prostatitis adalah peradangan pada prostatitis yang disebabkan oleh bakteri dan bersifat serius jika berlangsung kurang dari tiga bulan. Gejalanya adalah nyeri pada selangkangan atau testis. Rasa terbakar di ujung penis saat buang air kecil. Nyeri di paha bagian dalam. Sulit untuk menentukan di mana rasa sakitnya. Dokter Urologi RS Pondok Indah Dr. Hilman Hadiansyah pada hari Selasa; 19 Desember Senayan pada tahun 2023; Pada konferensi pers di Jakarta Pusat.

Prostatitis seringkali disebabkan oleh bakteri dalam urin, jelas Hilman.

“82 persen pria akan mengalami hal ini. infeksi bakteri Sering buang air kecil saat perjalanan jauh. Cedera panggul di selangkangan,” ujarnya.

Penyebab prostatitis saat ini belum diketahui dan sulit dijelaskan. Namun, pasien immunocompromised, seperti penderita diabetes, rentan terkena penyakit ini jika daya tahan tubuh pasien lemah.

Selain itu, seks anal antar pria disebut-sebut dapat meningkatkan risiko timbulnya masalah prostatitis.

“Ya, Kamu bisa. Mungkin saat kita ngobrol dengan laki-laki dan laki-laki (LSL),” jelasnya.

Sebab, menurut Hilman, letak prostat berada dekat dengan anus. Jika berhubungan seks dengan anus, LS bisa menyebarkan kuman ke area tersebut.

“itu benar, Karena saat pemeriksaan dubur (prosedur pemeriksaan prostatitis), area tersebut terlihat sangat dekat.” Jadi kalau berhubungan seks di anus bisa menularkan kuman di sana, ujarnya.

Anus sendiri tidak dirancang sebagai tempat berhubungan seks, jelas Hilman. Anus tidak memiliki cairan pelumas yang sama dengan tubuh wanita sehingga lebih mudah terjadinya cedera.

“Tidak didesain untuk itu karena tidak ada pelumas yang menyediakannya, sehingga mudah terjadi trauma. Kalau trauma dan dekat dengan area prostat, bisa terkena prostatitis,” ujarnya. Seksolog Gigi Engle di Inggris memperkirakan bahwa pada tahun 2024, orang akan semakin tertarik bereksperimen dengan hubungan seksual. kabarkutim.com.co.id 4 Januari 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *