Menguak Deretan Tanda Kiamat Sugra yang Sudah Terjadi Saat Ini

menguak deretan tanda kiamat sugra yang sudah terjadi saat ini 0561774

JAKARTA – Hari kiamat menjadi akhir kehidupan di dunia ini. Namun hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang mengetahui kapan terjadinya galaksi. Namun, masyarakat bisa melihat tanda-tanda yang menandakan datangnya kiamat.

Mahir Ahmad Ash-Sufi menjelaskan tanda-tanda sugra (kecil) hari kiamat dalam bukunya yang berjudul Tanda-Tanda Kecil dan Sedang Kiamat. Melihat tanda-tanda yang disebutkan di atas, dapat disimpulkan bahwa akhir dunia sudah dekat.

Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan tanda Sugra (kecil) Rasulullah (SAW) kepada umatnya. Mereka diutus untuk beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dan ketika akhir dunia sudah dekat, Allah subhanahu wa ta’ala mengutus nabi terakhir yaitu Hazrat Muhammad SAW.

Tidak ada firman lain yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kecuali Nabi Muhammad SAW. Karena Allah Ta’ala memberkahi Islam bagi seluruh hamba-Nya di muka bumi. Menurut Mahir Ahmad, kiamat tidak akan terjadi jika Islam tidak tersebar luas. Pembagian Bulan

Pada masa Rasulullah (SAW) bulan terbelah menjadi dua. Hal ini disebutkan dalam beberapa hadis. Anas Ra. Karena masyarakat Makkah meminta kepada Rasulullah (SAW) untuk menunjukkan kepada mereka sebuah ayat Tuhan, Rasulullah (SAW) menunjukkan kepada mereka bulan sabit sebanyak dua kali (HR Muslim).

Terbelahnya bulan terjadi… Para ulama sepakat bahwa terbelahnya bulan terjadi pada masa Nabi dan merupakan mukjizat untuk memperkuat kenabian nabi.

Rasulullah (SAW) menganggap kematiannya sebagai tanda berakhirnya dunia. Dia berkata kepada Auf bin Malik,

“Perhatikanlah enam hari sebelum hari kiamat, kematianku, kemenangan Bayt al-Maqdis, berjangkitnya penyakit yang mengerikan (seperti dua tanduk kambing), limpahan harta hingga memberi seratus dinar, tapi mereka yang diberi tidak suka, lalu kepadamu dan Bani Fitnah menyebar di Ashfar, mereka membawa delapan puluh bendera kepadamu.

Penaklukan Baytul Maqdis terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab. Dan berdasarkan sabda Nabi dalam Awf bin Malik, kemenangan Baytulq Maqdis sebagai tanda berakhirnya dunia, hadits tersebut diketahui Mutawatir dan banyak orang.

Wabah ini mengacu pada sabda Nabi kepada Auf bin Malik yang terjadi setelah umat Islam menaklukkan Irak dan Suriah. Setelah perang, umat Islam menetap di Suriah dan Allah menurunkan kolera. Akibat wabah tersebut, banyak bermunculan Dajjal yang mengaku sebagai nabi

Tanda ini terus berlanjut dan tidak berhenti pada usia tertentu. Salah satu Dajjal yang mengaku nabi adalah Mahmud Muhammad Thaha dari Sudan. Dia menyesatkan banyak orang dan dibunuh pada tahun 1985.

Berikutnya adalah Rasyad Khalifa yang telah menerbitkan 19 buku. Ada banyak orang di Indonesia yang mengaku sebagai nabi. Ini mungkin pertanda kiamat kecil. Selain enam tanda kecil kiamat tersebut, sebenarnya masih banyak lagi yang muncul. Oleh karena itu, sudah selayaknya umat Islam banyak bertaubat agar mendapat keamanan di akhirat. Pesan untuk Bangsa, Haider Nashir: Muhammadiyah sudah membuktikan kiprahnya di berbagai bidang kehidupan, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haider Nashir, tegaskan peran Muhammadiyah untuk Indonesia. Didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tahun 1912, peran perkumpulan ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama. kabarkutim.co.id 1 Juli 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *