Meta Perkuat Pertahanan Remaja di Instagram dan Messenger  

meta perkuat pertahanan remaja di instagram dan messenger 43e68ab

kabarkutim.com.CO.ID, JAKARTA – mulai memblokir pesan yang dikirim langsung ke remaja melalui atau Messenger oleh orang asing. Secara default, pengguna berusia di bawah 16 tahun kini hanya dapat dikirimi pesan atau ditambahkan ke obrolan grup oleh orang-orang yang sudah mereka ikuti atau terhubung dengannya, menurut postingan tersebut.

Jurnalis Japan Today, Sabtu (27/1/2024), perusahaan teknologi tersebut mengatakan dalam postingan blognya bahwa perubahan pengaturan memerlukan persetujuan melalui “alat kontrol orang tua dalam aplikasi”. Meta menambahkan bahwa pihaknya berupaya untuk mencegah munculnya gambar remaja yang tidak diinginkan atau berpotensi tidak pantas di semua pesan langsung.

Bacaan Lainnya

“Kami akan berbagi lebih banyak tentang fitur ini, yang juga berfungsi dalam obrolan terenkripsi, pada akhir tahun ini,” kata Meta.

Meta memperketat pembatasan konten remaja di Instagram dan Facebook awal bulan ini di tengah meningkatnya pengawasan terhadap apakah platformnya berbahaya bagi kaum muda. Jenis konten ini mencakup konten yang berhubungan dengan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri, serta ketelanjangan atau referensi ke objek terlarang.

Menurut situs Instagram, item yang dibatasi di Instagram mencakup produk tembakau dan senjata api, serta alkohol, alat kontrasepsi, perawatan kecantikan, dan program penurunan berat badan.

Selain itu, remaja kini harus menjalani pengaturan paling ketat di Instagram dan Facebook, sebuah kebijakan yang diterapkan untuk pengguna baru dan kini diperluas ke pengguna lama.

Perubahan tersebut terjadi beberapa bulan setelah puluhan negara bagian AS menuduh Meta membahayakan kesehatan mental anak-anak dan remaja serta menyesatkan pengguna tentang keamanan platformnya.

Investigasi internal yang bocor terhadap Meta, termasuk yang dilakukan oleh The Wall Street Journal dan pengungkap fakta (whistleblower) Francis Hagen, menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah lama menyadari risiko yang ditimbulkan platformnya terhadap kesehatan mental kaum muda.

Pada platform ini, anak di bawah umur 18 tahun diidentifikasi berdasarkan tanggal lahir yang mereka berikan saat pendaftaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *