Misterius, Drone Canggih Senilai Rp59 Miliar Hilang di Antartika

misterius drone canggih senilai rp59 miliar hilang di antartika 221bf4e

JAKARTA – Para ilmuwan yang menjelajahi Gletser Kiamat di kehilangan salah satu selam andalan mereka senilai £3 juta atau Rp59 miliar.

Drone sepanjang 23 meter, bernama Ran, sedang menjelajahi medan es yang berbahaya ketika tiba-tiba hilang akhir pekan lalu. Pencarian di hamparan es yang luas menggunakan helikopter, kapal, dan drone tidak berhasil.

Bacaan Lainnya

“Ada sesuatu yang mencegahnya keluar,” kata ahli kelautan Anna Wallin, anggota tim peneliti Rann, seperti dilansir The Sun.

Perjalanan pertama Ran ke Doomsday Glacier pada tahun 2019. berhasil. Ia mendapat gambaran rinci dan data tentang apa yang terjadi di bawah permukaan.

Meninggalkan kontak rutin dengan kapal di atas es, Ran diprogram untuk melakukan perjalanan tertentu di bawah air sebelum kembali dengan selamat ke titik pertemuan yang telah direncanakan sebelumnya.

Namun, drone penyelam kali ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya. “Saat ini baterai Ran habis. Yang kami tahu adalah sesuatu yang tidak terduga terjadi di bawah es dan kemudian ada sesuatu yang menghentikannya untuk keluar,” kata Anna Wallin.

Tim peneliti kini tidak memiliki harapan untuk menemukan Rana lagi, yang mungkin berada di mana saja di bawah hamparan es yang luas. Daya tahan baterai hanya 36 jam. Ia bisa menyelam di bawah es setebal 650 hingga 1.640 kaki. Drone ini adalah teknologi penting bagi para ilmuwan yang mempelajari kenaikan permukaan laut.

Gletser Doomsday, atau Gletser Thwaites, sangat tebal sehingga jika mencair dan runtuh, permukaan laut global bisa naik lebih dari dua meter. Gletser ini adalah yang terluas di dunia dan luasnya mencapai 74.000 mil persegi. Ukurannya bahkan lebih besar dari negara bagian Florida.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *