Orang Dewasa Perlu Lakukan Vaksinasi Lagi Seperti Masa Anak-Anak, Ini Alasannya Menurut Dokter

orang dewasa perlu lakukan vaksinasi lagi seperti masa anak anak ini alasannya menurut dokter 836f753

JAKARTA – Vaksinasi penting tidak hanya bagi anak-anak, tapi juga orang dewasa, bahkan lansia. Sebagian besar kesakitan, rawat inap, kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin terjadi pada orang dewasa, terutama lansia. WHO memperkirakan vaksinasi dapat mencegah sekitar 2,5 juta kematian akibat penyakit menular di seluruh dunia setiap tahunnya, termasuk di negara berkembang seperti Indonesia.

Hingga saat ini, vaksinasi telah mencegah setidaknya 20 penyakit yang mengancam jiwa dan membantu orang-orang dari segala usia hidup lebih sehat dan lebih lama. Vaksin juga berperan penting dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

Imunisasi massal anak dimulai pada tahun 1970 dan berkembang menjadi Program Imunisasi Nasional (PIN). Sedangkan vaksinasi terhadap orang dewasa baru akan dimulai pada tahun 2023.

Dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM, Ketua Pokja Imunisasi Dewasa, Persatuan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), menegaskan, vaksinasi bagi orang dewasa tidak kalah pentingnya dengan anak-anak. Ingatlah bahwa banyak orang dewasa mungkin tidak lagi terlindungi karena sudah lama tidak menerima vaksinasi.

“Banyak orang dewasa yang mungkin tidak terlindungi atau tidak tervaksin lengkap dengan vaksinasi yang mereka terima di masa kanak-kanak,” kata dr Sukamto dalam media briefing bersama PAPDI pada Senin, 18 Desember 2023 di Jakarta.

Pentingnya vaksinasi di masa dewasa juga bergantung pada manfaat kesehatan dari vaksin itu sendiri.Vaksinasi merupakan cara terbaik untuk melindungi tubuh terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin (PF3I). Namun untuk itu pastikan vaksin yang Anda terima aman dan telah melalui uji klinis.

Seiring bertambahnya usia, terutama di usia lanjut, berbagai penyakit paling sering terjadi. Berkurangnya kekebalan tubuh akibat ketidakmampuan menyangkal penyakit dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius dan meningkatkan risiko sakit. Selain itu, jika Anda menjalani gaya hidup tidak sehat atau melakukan aktivitas berat, tubuh memerlukan perlindungan tambahan melalui vaksinasi.

“Ada kemungkinan penyakit lain yang berisiko bagi orang dewasa karena faktor usia, pekerjaan, gaya hidup, kesehatan dan/atau perjalanan,” jelasnya.

“Misalnya vaksin demam berdarah atau pneumonia. Mungkin imunitasnya sudah melemah dan perlu vaksinasi ulang karena tidak punya antibodi atau imunitas. Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa vaksin yang diterimanya aman. Jika BPOM memberikan izin untuk mendistribusikan vaksin, setidaknya ada lebih dari 50 ahli yang akan memberikan penilaian, lanjut Dr Sukamto. 6 kelompok masih menerima vaksin COVID-19 gratis selain yang berbayar. Maxi menjelaskan, kelompok pertama adalah mereka yang belum pernah menerima vaksin COVID-19. Kelompok kedua kini adalah mereka yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin. kabarkutim.com.co.id 2 Januari 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *