Pakar Otomotif: Siswa Pengguna Knalpot Brong Harus Diedukasi dari Sekolah

pakar otomotif siswa pengguna knalpot brong harus diedukasi dari sekolah b05b956

kabarkutim.com.CO.ID, JAKARTA – Pendidikan harus disertai guru untuk mencegah penggunaan tabung bronkial. Pelajar yang sering menggunakan kendaraan roda dua dengan emisi tidak normallah yang bisa dilatih dengan baik.

Selasa (30/1/2024).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dengan mengikutsertakan peran sekolah dalam melanjutkan kampanye terkait hal tersebut, maka siswa akan sadar akan dampak negatifnya serta lebih sadar untuk menaati aturan.

Dikatakannya, hal ini merupakan investasi untuk menciptakan generasi yang lebih sadar akan etika dan keselamatan di dalam dan sekitar lalu lintas.

Tindakan pengendalian yang dilakukan oleh pihak yang berwenang merupakan tindakan untuk menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat serta menjamin kendaraan yang beroperasi memenuhi persyaratan teknis dan lingkungan.

Dalam konteks ini, aturan tersebut tertuang dalam Pasal 285 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 yang mengatur tentang pergerakan lalu lintas jalan. Artikel ini menjelaskan bahwa pengguna yang melanggar dapat dituntut secara hukum.

Oleh karena itu, penggunaan dapat digolongkan sebagai , jelasnya.

Tak hanya pengguna knalpot Brong, produsen knalpot yang tidak mematuhi regulasi atau tidak layak pakai juga bisa terkena pasal ini. Sebab, pelaku pasar yang memproduksi knalpot yang tidak sesuai regulasi juga ikut bertanggung jawab atas pelanggaran yang dilakukan pengguna knalpot Brong.

Oleh karena itu, pelaku usaha pasar diwajibkan oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 56 Tahun 2019 tentang ambang batas kebisingan bagi kendaraan bermotor jenis baru dan kendaraan bermotor dalam produksi.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa sepeda motor berkapasitas 80 cc hingga 175 cc memiliki tingkat kebisingan maksimal 80 desibel dan sepeda motor berkapasitas lebih dari 175 cc memiliki tingkat kebisingan maksimal 83 desibel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *