Poltekkes Yogyakarta Kini Punya Rusun Asrama, Menkes Budi: Untuk Mahasiswa Nasional dan Internasional

poltekkes yogyakarta kini punya rusun asrama menkes budi untuk mahasiswa nasional dan internasional 3850f25

kabarkutim.com.com, Jakarta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai telah selesainya pembangunan asrama mahasiswa Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Yogyakarta.

“Terima kasih Pak Bass karena telah membuatkan kamar tidur ini. Harganya murah, pembangunannya cepat, dan kualitasnya bagus, sehingga ini akan dijadikan standar seluruh politeknik kesehatan di Indonesia, kata Menteri Kesehatan Budi yang mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono. hadir pada pelantikan pada Kamis (2 Januari 2024).

Bacaan Lainnya

Asrama mahasiswa Politeknik Kesehatan Yogyakarta saat ini menampung 294 mahasiswa dalam dan luar negeri.

“Ini internasional, jadi yang menginap tidak hanya dari Jogja saja, tapi juga dari Sorong, bahkan ada yang dari Timor Leste,” kata Budi dalam keterangan tertulis yang diperoleh kabarkutim.com.com.

“Kami berharap kedepannya akan semakin banyak putra dan putri seluruh Indonesia yang bisa bersekolah di sini dan kembali ke daerahnya untuk mengabdi di daerahnya,” harap Budi.

Ungkap mahasiswa asal Sorong, warga Asrama Politeknik Kesehatan

Salah satu mahasiswi Politeknik Kesehatan Yogyakarta dari Program Studi Anestesiologi Keperawatan, Kezija Paulina Nenop, mengaku sangat senang tinggal di asrama. Apalagi berasal dari daerah yang sangat terpencil yaitu Sorong, Papua Barat.

“Saya beruntung mempunyai banyak teman di sini, dan pengurus asramanya baik dan terbuka, terutama kepada saya dan teman-teman yang datang dari jauh,” ujarnya.

Dari segi isi, Kezia juga menilai kamar tidur di Jalan Gading Sari No. 31 sangat lengkap

Apartemen Asrama Politeknik Kesehatan Yogyakarta merupakan fasilitas hunian bagi mahasiswa yang kuliah di Politeknik Kesehatan Yogyakarta. Apartemen satu kamar tersebar di area seluas 13.045 m2 dengan luas konstruksi 4.865,5 m2.

Apartemen pelajar ini memiliki 4 lantai dan 86 kamar, terdiri dari 84 kamar pelajar dan 2 kamar untuk penyandang disabilitas. 4 siswa tinggal di setiap kamar.

Menteri PUPR Basuki mengatakan Asrama Politeknik Kesehatan Yogyakarta merupakan salah satu gedung asrama yang selesai dibangun Kementerian PUPR dengan biaya sebesar Rp 22 miliar.

Selain Yogyakarta, saat ini Kementerian PUPR sedang membangun rumah serupa di Medan, kata Basuki.

Pembangunan rumah hunian ini merupakan bagian dari tekad PUPR untuk mendukung Kementerian Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga sedang membangun beberapa rumah sakit besar seperti Makassar, Kupang, dan Surabaya. Rumah sakit ini dilengkapi dengan peralatan medis yang canggih dan modern sesuai dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, keberadaan sumber daya kesehatan yang berkualitas dan kompeten sangat penting bagi pengelolaan infrastruktur kesehatan di institusi kesehatan.

“Karena beliau (Menkes) punya program pembenahan RS dan Puskesmas, berarti dibutuhkan lebih banyak tenaga kesehatan, sehingga politeknik kesehatan harus lebih aktif agar bisa menjaring mahasiswa yang lebih baik,” kata Basuki.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *