Sejarah Taman Buah Mekarsari yang Sepi, Diinisiasi Tien Soeharto

sejarah taman buah mekarsari yang sepi diinisiasi tien soeharto 644f3ab

kabarkutim.com.com, Jakarta – yang dulunya menjadi salah satu favorit keluarga, kini kondisinya mengkhawatirkan. Kini setelah berusia 28 tahun, tempat ini sepertinya perlu dihidupkan kembali.

Selain itu, melihat potensi yang dimiliki, Taman Buah Mekarsari menjadi tempat dan promosi persilangan varietas buah-buahan. Di sini pengunjung bisa memetik buah langsung dari pohonnya. Jika melihat postingan terbaru di laman media sosialnya, Taman Buah Mekarsari saat ini sedang membuat program “Wisata Taman Durian” selama liburan Natal hingga 7 Januari 2024.

Bacaan Lainnya

Mengenai , dilansir situs resminya, Kamis (1/4/2024), lokasi wisata ini dirintis oleh mendiang yang pembangunannya dilakukan pada awal tahun 1990-an. dengan Hari Pangan Sedunia 14 Oktober 1995 oleh Presiden saat itu.

Ini adalah salah satu pusat konservasi keanekaragaman hayati buah-buahan tropis terbesar di dunia. Berikut beragam buah-buahan premium yang dikumpulkan dari seluruh wilayah Indonesia.

Bahkan, taman buah Mekarsari juga menjadi tempat penelitian pertanian (agronomi), perbenihan dan perbanyakan benih bermutu yang kemudian didistribusikan kepada petani dan masyarakat umum. Sebagai tempat pengembangan taman, didalamnya terdapat buah-buahan, sayuran, bunga dan tanaman hias.

Telah dikembangkan pusat penelitian khusus hortikultura, khususnya buah dan sayur dalam negeri. Tempat wisata di Bogor ini berganti nama menjadi Taman Wisata Mekarsari pada tahun 2004 karena ragam tanaman yang ditanam tidak hanya buah-buahan saja, tetapi juga sayuran dan tanaman hias.

Diketahui, Taman Wisata Mekarsari didesain dengan gaya Lamtoro Gung sebagai tema utama karena adanya tanaman tersebut. Lamtoro Gung merupakan simbol tumbuhan serba guna, sebagai penjaga lingkungan hidup dan pemuas kebutuhan hidup.

Taman seluas 264 hektar ini dilengkapi dengan fasilitas wisata untuk wisatawan domestik dan mancanegara. Pariwisata di pusat Taman Buah Mekarsari didukung dengan berbagai wisata yang mendekatkan pengunjung dengan alam, seperti taman keluarga, rumah kaca, area outdoor dan bangunan air terjun yang pernah menjadi ikon Taman Wisata Mekarsari.

Mekarsari merupakan pusat konservasi plasma nutfah (keanekaragaman hayati) tumbuhan, khususnya buah-buahan. Semua jenis tanaman yang dilindungi mempunyai ciri khas tersendiri yang mendukung lingkungan.

Hutan ini juga merupakan tempat hutan, pusat budidaya dan persebaran tumbuhan yang mempunyai nilai ekonomi dan berguna bagi perlindungan lingkungan. Taman Wisata Mekarsari menyediakan bibit tanaman berharga yang memenuhi kebutuhan daerah tertentu untuk memperbaiki lingkungan.

Taman Wisata Mekarsari terlibat aktif dalam penghijauan kawasan yang mulai rusak. Sebagai wisata edukasi, tempat ini menjadi pusat edukasi masyarakat untuk lebih mengenal tumbuhan dan mencintai alam lingkungan.

Yang membuat taman ini sangat potensial adalah terdapat 1.470 jenis pohon buah-buahan dan tumbuh sekitar 100.000 pohon di dalamnya. Ada jenis tanaman herbal, pangan, biomedis, sayuran, tanaman hias, tanaman konservasi, serta tanaman industri.

Salah satu daya tarik utama taman Bloomsari adalah pemancingan, pisang, perahu dayung, angsa, perahu dayung, kano, dan juga layang-layang. Bahkan, Taman Buah Mekarsari juga menawarkan fasilitas air yang kaya dengan luas sekitar 5,2 hektar yang mampu menampung sekitar 15 ribu pengunjung dan merupakan salah satu taman air terbesar di Asia Tenggara.

Taman Wisata Mekarsari memiliki Danau Cipicung yang indah dengan jembatan besi merah yang dibangun di atas danau. Tempat ini bahkan menawarkan aktivitas outdoor untuk perorangan atau perusahaan seperti Flying Fox, rumah pohon, jaring laba-laba, paintball dan masih banyak lagi.

Melansir Hot Liputan Channel6, Kamis (1/4/2024), bagi yang ingin berkunjung ke Taman Wisata Mekarsari memiliki beberapa pilihan akses. Tempat wisata ini terletak di Jalan Raya Cileungsi–Jonggol KM. 3, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat juga sangat strategis.

Anda dapat mengunjunginya dengan transportasi umum atau mobil. Bagi wisatawan yang tidak ingin menggunakan kendaraan pribadi, angkutan umum dapat dilakukan dengan menggunakan jalur angkutan umum berikut:

1. Jalan Kampung Rambutan

Pertama, Anda bisa naik angkutan umum dari Kowanbisat menuju Bogor-Jonggol dan turun di Gerbang Wisata Taman Mekarsari.

2. Kota yang Sepi

Dari Kota Bekasi, Anda bisa naik bus Kowanbisata jurusan Bekasi-Jonggol dan turun di Taman Wisata Mekarsari.

Sementara bagi Anda yang datang bersama keluarga atau rombongan disarankan melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi. Ikuti jalan menyusuri Tol Jagorawi sampai di Tol Cibubur, lalu ikuti jalan menuju Cileungsi. Setelah keluar tol, Anda akan sampai di Taman Wisata Mekarsari dalam waktu sekitar 20 hingga 30 menit.

Harga tiket saat ini adalah Rp 35.000 – Rp 70.000 (tergantung paket yang dipilih). Sedangkan objek wisata lainnya masih membutuhkan tiket ganda yang harganya bisa dilihat di website Taman Wisata Mekarsari dan media sosial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *