Selalu Waspada Penipuan Pinjol Ilegal

selalu waspada penipuan pinjol ilegal 53fbd4d

kabarkutim.com Tekno – Kredit Pintar sebagai platform pinjaman online atau kernel pinus yang berlisensi, terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpartisipasi aktif dan memberikan dukungan dalam kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang diselenggarakan selama bulan ini. Brand Manager Kredit Pintar Puji Sukaryadi menjelaskan hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 38 triliun, dengan sekitar separuh nasabahnya meminjam uang untuk kebutuhan modal usaha kecil atau pendidikan. Sedangkan total peminjam Kredit Pintar lebih dari 14 juta nasabah. Puncak acara BIK 2023 berlangsung di Yogyakarta pada Financial Fair (FinExpo) yang diselenggarakan pada tanggal 26 hingga 29 Oktober. “Kami ingin mendorong masyarakat untuk semakin memahami dan memanfaatkan produk atau jasa keuangan,” kata Puji dalam laporannya, Selasa, 31 Oktober 2023. Sebagai salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), ia mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dan pemanfaatan produk atau jasa keuangan. semakin memperluas akses keuangan negara ke sektor keuangan sehingga masyarakat dapat menggunakan produk atau layanan keuangan secara lebih optimal. Selain membuka akses layanan keuangan seluas-luasnya, kami juga berupaya membantu mengedukasi masyarakat tentang literasi keuangan agar memahami manfaat, risiko, dan kewajiban sebelum mengambil keputusan keuangan, jelasnya. Sementara itu, Head of Regulatory Compliance Kredit Pintar Arsya Helmi mengingatkan calon klien untuk lebih berhati-hati jika ada pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan penipuan dan sejenisnya yang merugikan mereka. “Karena hal ini berkaitan dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Kredit Pintar, baik melalui pesan langsung” melalui akun media sosial mengenai pencairan dana, maupun melalui pengiriman pesan APK di ponsel berbasis Android dengan berkedok undangan atau juga informasi tentang layanan pengiriman. paket, katanya. ‘Koboi’ Mampang terancam hukuman mati Pengendara mobil yang melakukan aksi ‘koboi’ di Mampang, Jakarta Selatan terancam hukuman maksimal, yakni hukuman mati atau penjara seumur hidup. kabarkutim.com.co.id 23 Maret 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *