Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

sering diabaikan para ibu ketahui penyebab ruam kulit dan popok serta cara mencegahnya ccd20af

kabarkutim.com.com – Para ibu kerap menghadapi masalah bayi rewel. Hal ini akan membuat bayi menangis terus menerus bahkan mengganggu tidurnya.

Biasanya bayi rewel terjadi karena masalah yang dialaminya, salah satunya adalah ruam popok dan ruam kulit. Masalah ini sering terjadi pada bayi karena cara atau kesalahan dalam menggunakan popok.

Kondisi ini menyebabkan bayi mengalami masalah dermatitis, terutama pada bagian sisi yang tertutup popok. Faktanya, masalah ruam menyebabkan kulit bayi mengalami iritasi hingga memerah. Ilustrasi popok bayi. (Stok Shutter)

Namun, tampaknya ruam popok dan kulit merupakan masalah yang berbeda pada bayi. Branding Director MAKUKU Indonesia Lucky Zheng mengatakan masalah gegabah ini terjadi karena berbagai alasan.

Ruam kulit

Lucky Zheng menjelaskan, sekitar 75 persen ruam terjadi karena kesalahan pemilihan popok.

“75% ruam bayi disebabkan oleh pemilihan popok yang salah sehingga menyebabkan iritasi dan kemerahan,” kata Lucky Zheng saat peluncuran pers MAKUKU SAP Popok Pro Care, (13/10/2022).

Kesalahan dalam pemilihan popok juga ditentukan oleh penyebab lain yang menyebabkan ruam kulit, termasuk tidak mengganti popok tepat waktu. Cara membersihkan yang salah. Memicu makanan yang menyebabkan ruam. Gesekan kulit.

Kekacauan popok

Sedangkan ruam popok tidak jauh berbeda. Masalah ini juga disebabkan oleh pemilihan popok yang salah. Namun penyebab ruam popok lainnya berbeda-beda. Kondisi ini lebih berkaitan dengan hal-hal yang disebabkan oleh berbagai hal antara lain : Permukaan popok yang basah Terlalu berat atau sirkulasi udara yang buruk Permukaan popok yang kasar sehingga menyebabkan kulit sensitif Popok yang tebal.

Untuk mencegah kedua masalah kulit tersebut, diperlukan perawatan khusus. Dokter Spesialis Anak dr Scorpicanrus Tumpal Andreas Christian Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A., mengatakan masalah ruam popok dan kulit perlu cara untuk mencegahnya.

Cara utama untuk mencegahnya adalah dengan rutin mengganti popok, terutama yang sudah penuh. dr Andreas menjelaskan, saat bayi buang air kecil, urine tersebut akan mempengaruhi kesehatan kulitnya. Hal ini menyebabkan ruam kulit.

Oleh karena itu, penting untuk mengganti popok secara rutin. Untuk bayi baru lahir, penting untuk menggantinya setiap 2 jam. Sedangkan untuk balita usia 1-12 bulan waktu pergantiannya sekitar 2-3 jam. Selain itu, untuk bayi di atas 12 bulan, waktu pergantiannya sekitar 3-4 jam. Namun jika terjadi buang air besar sebaiknya segera diganti.

Mengganti popok juga akan memberi ruang pada kulit Anda untuk bernapas. Ini akan membantu mencegah ruam kulit. Selain itu, penting juga untuk menyediakan krim yang mengandung zinc oxide. Kandungan zinc oksidanya akan membantu mencegah ruam pada kulit bayi Anda.

“Penting untuk mengganti popok bayi Anda setidaknya setiap 3-4 jam. Karena akan memberikan ruang pada kulit dan memberinya kesempatan untuk beristirahat. Di satu sisi, orang tua juga bisa memberikannya krim apa saja asalkan mengandung. seng oksida. “Ini akan mencegah ruam yang terjadi nantinya,” jelas dr Andreas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *