Sisa-sisa Kulit Manusia Ditemukan di Situs Sejarah Ukraina

sisa sisa kulit manusia ditemukan di situs sejarah ukraina a1cf1cf

KIEV – Sebuah tim peneliti menemukan sisa-sisa di pemakaman bersejarah Scythian di selatan.

ini merupakan penemuan penting yang memberikan wawasan baru mengenai budaya Scythian. Bangsa Skit adalah bangsa nomaden yang tinggal di stepa Eurasia pada abad ke 7-3 SM. Mereka dikenal sebagai petarung yang ganas dan pemburu yang ahli.

Bacaan Lainnya

“Penemuan yang mengejutkan adalah adanya dua jenis kulit manusia, yang untuk pertama kalinya memberikan bukti langsung atas klaim sejarawan Yunani kuno Herodotus bahwa bangsa Skit menggunakan kulit musuh mereka yang sudah mati untuk membuat benda,” ujarnya. menulis. arkeolog. Hal ini dipimpin oleh Luise Orsted Brandt dari Universitas Kopenhagen, lapor Science Alert

Sisa-sisa kulit yang ditemukan oleh para peneliti ditemukan di pemakaman Scythian di selatan Ukraina.

Situs-situs ini telah lama digali oleh para arkeolog, namun baru-baru ini para peneliti telah menggunakan metode analisis baru untuk menganalisis sisa-sisa kulit.

Analisis menunjukkan bahwa beberapa sampel sebenarnya berasal dari manusia. Hal ini menunjukkan bahwa orang Skit sering menggunakan panah untuk membunuh manusia, bukan hewan.

Penemuan ini mempunyai beberapa implikasi penting. Pertama-tama, hal ini menunjukkan bahwa orang Skit adalah bangsa yang agresif dan sering ikut serta dalam konflik.

Kedua, ini menunjukkan bahwa bangsa Skit memiliki peralatan militer yang canggih. Ketiga, hal ini menunjukkan bahwa bangsa Skit mempunyai pengaruh besar terhadap budaya dan sejarah Eurasia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *