Tanda Tubuh Kurang Serat: Ngantuk Setelah Makan Hingga Terasa Lesu, Segera Ubah Pola Makan

tanda tubuh kurang serat ngantuk setelah makan hingga terasa lesu segera ubah pola makan 27f1d97

kabarkutim.CO.ID, JAKARTA — Serat sangat penting bagi tubuh. Kekurangan nutrisi tersebut dapat mempengaruhi kesehatan. Pasalnya, serat larut dan serat tidak larut memberikan manfaat kesehatan yang unik.

Untuk memperoleh serat larut, dianjurkan mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Jenis serat ini membantu mengurangi lemak tubuh dan menstabilkan gula darah.

Sementara itu, serat tidak larut dalam biji-bijian dan sayuran membantu menjaga buang air besar lebih sering. Asupan serat larut dan tidak larut yang seimbang sangat penting untuk pencernaan yang baik.

Menurut National Institutes of Health, asupan serat harian yang direkomendasikan adalah 38 gram untuk pria dan 25 gram untuk wanita. Namun, kebanyakan orang Amerika hanya mengonsumsi 14 gram serat per hari.

Apa saja tanda-tanda seseorang kurang mengonsumsi serat? Ahli diet terdaftar Destini Moody, ahli gizi olahraga di Garage Gym Review, berbagi lima tips yang diambil dari Eat This Don’t, Minggu (4/2/2024).

1. Tidur setelah makan

Penelitian menunjukkan bahwa serat dapat mencegah hilangnya energi dengan menjaga gula darah tetap terkendali. Oleh karena itu, tertidur setelah makan bisa berarti seseorang kurang mendapatkan serat. “Jika Anda sering merasa perlu tidur setelah makan makanan berkalori tinggi, mungkin itu karena Anda kurang makan,” kata Moody.

2. Merasa lapar sepanjang waktu

Rasa lapar yang terus-menerus mungkin menunjukkan bahwa asupan makanan kaya serat Anda tidak mencukupi. Moody menjelaskan, saat Anda mengonsumsi makanan yang banyak serat, perut akan lebih lambat dikosongkan karena pemecahan otot lebih lambat. Serat juga meningkat karena menyerap air di usus sehingga membantu Anda kenyang lebih lama, ujarnya.

3. Badan menjadi lemas

Makanan kaya serat memberikan energi dan membantu mengurangi rasa lelah. Ia juga mengandung antioksidan yang bebas dari daging dan susu yang dapat melawan peradangan kronis. “Jika Anda merasa sangat lelah, cobalah mengonsumsi makanan tinggi lemak,” kata Moody.

4. Berat badan Anda bertambah tanpa alasan

Mengonsumsi makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan berat badan dengan membuat Anda kenyang tanpa mengonsumsi kalori ekstra. Sebaliknya, kekurangan serat bisa menyebabkan seseorang sering makan camilan tanpa disadari sehingga membuat berat badannya muncul dengan sendirinya.

5. Keluarnya cairan dari perut

Moody mengatakan ketika kesehatan usus buruk, bakteri jahat dapat tumbuh berlebihan di usus dan menghasilkan gas yang menyebabkan peradangan dan ketidaknyamanan. Di sinilah serat berperan, karena dapat bertindak sebagai prebiotik dan memungkinkan bakteri baik tumbuh dan berkembang biak, sehingga meningkatkan kesehatan usus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *