Temukan Mata Air Tersembunyi, Joko Sulistyo Selamatkan Desa Pucung dari Kekeringan

temukan mata air tersembunyi joko sulistyo selamatkan desa pucung dari kekeringan cb3a478

Wonogiri – Anggota KMP Giri Bahama Universitas Muhammadiyah Solo Pencinta Alam, Joko Sulistyo, menjelajahi 13 gua untuk mencari sumber tambahan bagi warga yang dilanda kekeringan.

Kegiatan menelusuri 13 gua ini dilakukan Joko karena turut prihatin dengan penderitaan warga Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Di sana penduduknya hanya mengandalkan satu sumber air, yang debit airnya tidak terlalu deras. Banyak warga terpaksa mencari sumber alternatif yang jauh dari desa. Menurut Yoko, warga harus berjalan kaki beberapa kilometer untuk mendapatkan air sebanyak 10 hingga 20 liter saja.

Ribuan warga di Kabupaten Wonogiri dan Gunung Kidul harus membeli air dari Kota Yogyakarta untuk diminum saat puncak musim kemarau. Penyakit ini diderita oleh 544 kepala keluarga atau 2.350 jiwa di Desa Pucung.

Mandi saja belum tentu sehari sekali, kata Joko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2023.

Setelah memasuki 13 gua, Jocko menemukan hanya satu gua yang memiliki air. Gua tersebut adalah Gua Suruh.

“Guanya ada 13 dan ketika saya masuk ke Gua Suruh saya menemukan ada sungai di dalamnya. “Satu-satunya gua yang ada airnya,” jelasnya

Saat itu, Yoko berpesan kepada warga desa bahwa air di Gua Suruh bisa diangkat ke atas dan menjadi sumber air tambahan bagi warga.

Namun Yoko menghadapi kendala bagaimana cara mengalirkan air ke desanya. Keadaan semakin sulit karena tidak ada satupun warga desa yang berani memasuki gua Suruh.

Joko kemudian mengajak Ashari, Kepala Desa Pucung, untuk melihat langsung air yang ada di dalam gua tersebut. Usai berfoto, mereka menceritakan kepada warga desa tentang lokasi sumber air tersebut. Warga akhirnya mau bergotong royong untuk bergerak bersama.

Warga menyumbangkan tenaganya, aparat desa mencari dana dari APBD, Joko dan kawan-kawan Giri Bahama menyumbangkan ilmu, pikiran dan waktu untuk mewujudkan proyek tersebut, dan donatur pun berhasil dihimpun.

Kini air tersebut bisa dialirkan ke menara air yang berada di atas bukit hingga mencapai Desa Pucung. Hasilnya, masyarakat dapat mengambil air dari tangki penyimpanan di sekitar desa kapan saja.

Berkat usaha dan ketekunan Joko, ia menjadi SATU Indonesia Awards bidang lingkungan hidup pada tahun 2013. Program ini dirintis Astra untuk menjaring generasi muda Indonesia yang melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar di seluruh nusantara. Potensi kekeringan di wilayah NTB meluas, menurut BMKG BMKG mengumumkan potensi kekeringan di wilayah NTB akan semakin meluas pada awal Juli 2024. Kemungkinan terjadinya curah hujan diperkirakan sangat rendah. kabarkutim.co.id 1 Juli 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *