WhatsApp Uji Pengaturan Obrolan Lintas Platform Versi Beta   

whatsapp uji pengaturan obrolan lintas platform versi beta 8de54a0

kabarkutim.com.CO.ID, JAKARTA — , aplikasi perpesanan terpopuler di dunia, sedang menguji pengaturan komunikasi lintas platform. Hal ini terlihat dari fitur-fitur terbaru yang terdapat pada update beta Android.

Saat ini kemampuan mengirim pesan langsung ke pengguna di platform lain seperti Telegram atau Signal belum tersedia. WhatsApp juga dikabarkan sedang mengembangkan kemampuan ini.

Bacaan Lainnya

Beta terbaru, versi 2.24.6.2, menghadirkan peningkatan pada fitur “Kelola Percakapan Pihak Ketiga” perusahaan. “Fitur ini membahas dua aspek penting yaitu kontrol pengguna dan kepatuhan terhadap peraturan Uni Eropa (UE),” demikian bunyi laporan tersebut Senin (4/2/2024), seperti dilansir Gizmochina.

Pertama, fitur ini memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan sepenuhnya layanan komunikasi chat. Hal ini sesuai dengan Pasal 7 EU Digital Markets Act (DMA). Ini menekankan kontrol pengguna atas berbagi data dan preferensi komunikasi.

Opsi ini memungkinkan pengguna yang tidak tertarik dengan perpesanan lintas platform untuk tidak ikut serta sepenuhnya.

Kedua, fitur ini menawarkan kontrol terperinci atas bagaimana aplikasi pihak ketiga dapat berinteraksi dengan WhatsApp. Pengguna dapat memilih untuk berintegrasi hanya dengan layanan pesan tepercaya dengan menyesuaikan tingkat interkoneksinya.

Fitur manajemen obrolan pihak ketiga Whatsapp

Kemampuan untuk mengelola akses aplikasi pihak ketiga secara selektif sangat berguna. Pengguna dapat menghindari komunikasi yang tidak diinginkan dari platform asing sambil tetap terhubung dengan layanan yang mereka inginkan. Selain itu, ini memberikan kebijakan keluar yang jelas bagi pengguna yang berubah pikiran tentang perpesanan lintas platform, dengan mematikan seluruh layanan.

Penting untuk diingat bahwa terdapat batasan dalam pembatalan Layanan. Obrolan pihak ketiga yang ada akan beralih ke mode hanya baca, yang berarti pengguna tidak akan dapat mengirim atau menerima pesan baru dalam obrolan tersebut. Namun percakapan tersebut masih tersedia di WhatsApp dan dapat dihapus sesuai kebijaksanaan pengguna.

Meskipun fitur “Kelola Percakapan Pihak Ketiga” masih dalam pengembangan, fitur ini membuka jalan bagi konektivitas yang lebih besar antar pengguna WhatsApp. Perkembangan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mematuhi peraturan DMA UE dan memenuhi preferensi pelanggan yang berkembang di bidang komunikasi lintas platform.

“Dengan rincian lebih lanjut yang diharapkan pada pembaruan di masa mendatang, fitur ini akan memiliki dampak besar pada cara pengguna berinteraksi dan mengelola pengalaman perpesanan mereka di WhatsApp,” tambahnya. Laporan.

Selain itu, WhatsApp secara aktif menguji fitur-fitur baru di versi beta terbaru. Salah satu fitur yang diuji adalah pengenalan kode rahasia untuk obrolan terkunci di WhatsApp Web, yang bertujuan untuk meningkatkan privasi dan keamanan. Selain itu, perusahaan sedang bereksperimen dengan desain baru untuk tab status di versi beta terbaru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *